PELIPUTAN PRUKADES DESA GONDANGLOR " KEMANGI KRISPY "



Sabtu 13 April 2019 salah satu Produk Unggulan Kawasan Pedesaan (PRUKADES) Desa Gondanglor yaitu KEMANGI KRISPY yang berproduksi di Dusun Biting dengan pimpinan Ibu Wiwin Ernawati, S.Kom telah diliput oleh salah satu media yaitu Media Times Indonesia. Peliputan tersebut dilaksanakan karena produk Kemangi Krispy telah masuk kepasar Lamongan Mart (LA MART) dan menunggu hasil proses ijin P-IRT melalui Dinas Koperasi Kabupaten Lamongan.

 

Peliputan Times Indonesia meliputi ide awal pembuatan Kemangi Krispy, bahan baku, bumbu adonan, proses penggorengan dan packing atau pengemasan produk Kemangi Krispy. Selain itu Kemangi Krispy Produksi dengan nama Perusahaan SUMBER WARAS dibawah naungan kelompok PKK Dusun Biting juga membuat olahan Keningkir Krispy, Teh Seduh Daun Kelor, Jamu dan terbaru proses produksi Kopi Nangka Bu Wien.

Berikut kutipan berita Times Indonesia.

Wiwin mengaku, ide untuk membuat Kemangi Krispi tersebut muncul pada tahun 2016. Saat itu desanya menjadi peserta Lamongan Green and Clean (LGC), sehingga warga ramai-ramai menanam berbagai macam bunga dan sayuran, termasuk kemangi.
"Tanaman kemangi ada banyak sekali dan warga hanya memanfaatkannya sebagai lalapan," kata Wiwin, disela memproduksi Kemangi Krispi di rumahnya.

Minimnya pemanfaatan daun kemangi itulah yang membuat wanita berusia 30 tahun ini memiliki keinginan untuk mengangkat derajat daun kemangi agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi.
"Saya pingin daun kemangi ini dijual, tapi tidak dalam bentuk lalapan. Kemudian saya cari referensi dan muncul ide untuk menjadikan kemangi krispi ini," tuturnya.

Menurut Wiwin, proses pembuatan Kemangi Krispi cukup sederhana, hal pertama yang dilakukan adalah memetik daun kemangi, lalu dicuci dengan air yang mengalir, kemudian ditiriskan.
Sembari menunggu daun kemangi tiris, Wiwin menyiapkan bumbu yang terdiri dari bawang putih, kemiri, ketumbar, jahe dan berbagai macam rempah lainnya.

"Bahan-bahan itu kita haluskan, kemudian kita campurkan dengan tepung beras dan tepung tapioka, lalu diaduk hingga rata. Setelah adonan jadi kita celupkan kemanginya lalu kita goreng," ujarnnya.
Setelah melalui proses penggorengan, kata Wiwin, Kemangi Krispi kembali ditiriskan sebelum berlanjut ke proses pengepakan. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kadar minyak, agar kemangi krispi bisa bertahan lebih lama.

"Kemangi Krispi ini bisa bertahan hingga dua bulan," ucapnya.
Wiwin menambahkan, selain memiliki rasa yang gurih, Kemangi Krispi juga memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan, sebab di dalam daun kemangi segar mengandung protein, karbohidrat, antioksidan serta serat.

"Manfaat kemangi ini banyak sekali, diantaranya untuk menghilangkan jerawat, menghilangkan bau badan, menyehatkan sisten pencernaan dan lain-lain, tapi proses memasaknya harus pas, supaya kandungannya tidak banyak yang hilang," kata Wiwin.

Sementara untuk pemasaran, Wiwin menuturkan, Kemangi Krispi ini dipasarkan melalui LA Mart dan juga dijual secara online.
"Selain itu kita juga ikutkan ke pameran-pameran, kemarin kita juga mewakili Kecamatan Sugio di Bursa Inovasi Desa," tuturnya.

Berikut Dokumentasi Peliputan Proses Produksi Kemangi Krispi

Pengemasan
Pembuatan Adonan Bumbu
Proses Penggorengan
Wawancara

Sumber : Times Indonesia 








Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bupati-Wakil BUpati Lamongan

Popular

Video Kegiatan

Label